gugumg07's blog

mencari dan memberi yang terbaik

PROPOSAL USULAN PENELITIAN

PENGHITUNGAN NILAI AI (ACOUSTIC IMPEDANCE) SUB-BOTTOM PROFILE MENGGUNAKAN METODE SEISMIK

Oleh :

GUGUM GUMBIRA C54070026

DEPARTEMEN ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2010

  1. PENDAHULUAN

Gelombang seismik merupakan gelombang yang memiliki panjang gelombang yang panjang. Hal tersebut disebabkan energi yang dipancarkan gelombang seismik sangat besar. Umumnya gelombang seismik digunakan untuk memetakan atau mendeteksi kandungan minyak disuatu perairan. Selain mampu memetakan dimensi suatu perangkap minyak dan gas bumi, metode seismik mampu memetakan variasi sifat fisik batuan dengan pendekatan kecepatan penjalarannya. Dengan berkembangnya teknologi akuisisi dan pengolahan data, memungkinkan sinyal refleksi dan transmisi dapat direkam dan diproses secara akurat, sehingga informasi yang dibawanya sangat membantu dalam penafsiran sifat fisik batuan bawah permukaan. Konversi dari data seismik menjadi AI memberikan tampilan yang lebih komprehensif dan mudah dipahami.

Impedansi Akustik (AI) merupakan sifat batuan yang dipengaruhi oleh jenis litologi, kedalaman, kandungan fluida, tekanan dan temperatur. Secara empiris AI dirumuskan sebagai hasil kali antara densitas batuan dengan cepat rambat gelombang seismik.

AI = ρ.V

Dimana ρ = densitas batuan

V = kecepatan gelombang seismik

Perbedaan nilai AI antar lapisan menyebabkan terjadinya pemantulan gelombang seismik. Pada keadaan normal energi dari pantulan tersebut adalah :

Ei(dipantulkan)/Er(datang dari sumber) = KR2

KR1 = (ρi+1 .V –  ρi . V)/ (ρi+1 .V +  ρi . V)

KR2 = (AIi+1 – AIi)/ (AIi+1 + AIi)

Berikut merupakan diagram alir pengolahan data dan penghitungan nilai AI (Gambar 1).